BUAH TANGAN dalam perjalanan

fx-lovcat-grup-foto

Sudah sejak lama ketika aku memutuskan kembali untuk menulis. Aku terinspirasi dari seorang wanita muda berbakat yang terus menyerukan “ Mari Bermimpi”. Tulisan ini, menjadi bagian dari perjalanan panjang yang aku lalui dalam beberapa waktu ini.

Dalam beberapa bulan ini, aku dihadapkan pada begitu banyak hal menarik, ya aku bersemangat melakukan beberapa perjalanan dengan menggunakan alat transportasi darat, dan udara. Aku berharap dalam perjalanan ini aku dapat menggunakan alat transportasi air juga. Menarik bahwa perjalanan ini memberikan aku begitu banyak bekal atau buah tangan. Ini adalah beberapa bekal atau buah tangan yang berhasil aku kumpulkan.

  1. Bertemu dengan begitu banyak orang

Sungguh suatu hal yang sangat indah dan menarik ketika aku dapat bertemu dengan begitu banyak orang dengan berbagai latar belakang. Perjalananku ke Malang mempertemukan aku dengan orang-orang terbaik yang memiliki visi dan misi yang menarik. Aku belajar bagaimana “care’ terhadap sesama, bagaimana berbicara dan mengeluarkan pendapat dan bagaimana harus belajar. Perjalanku ke Jakarta mempertamukan aku dengan seoarang pastur yang sangat inspiratif, bersemangat dan penuh dengan Roh Kudus. Pertemuan dengan pastur ini memperkuat panggilanku sebagai seorang ‘pengajar, pembimbing’ yang dekat dengan pelajar, mahasiswa/inya. Aku merasa mengatakan, ‘ ini adalah jalanku dan inilah aku’. Jakarta mempertemukan aku dengan seorang dosen yang sangat ahli di bidangnya, “fisioterapi”. Dosen ini menginspirasiku untuk menjadi seorang peneliti. Memang sebelumnya aku sangat tertarik dalam ‘menggeluti’ bidang ini. Menariknya, penelitian saat ini dapat dijadikan sarana untuk mendapatkan ‘income’ yang lumayan untuk menyambung hidup.

  1. Simple dan praktis

Aku melakukan perjalanan dengan membawa berbagai barang. Ya,..barang yang nantinya akan aku gunakan. Aku belajar untuk menyiapkan semuanya dengan sangat simple dan sederhana. Menarik bahwa aku menemukan ternyata, alat-alat kecantikanku, seperti alat mandi dan alat make up jauh lebih banyak dari yang aku kira. Hal ini benar-benar membuatku tertawa. Aku belajar bagaimana tidak boros dalam menggunakan pakaian, tetap melakukan perawatan wajah meskipun dalam suasana perjalanan dan berpakaian dengan simple dan praktis sesuai dengan suasana perjalanan.

  1. Spiritualitas

Perjalanan yang aku tempuh memberiku banyak waktu untuk merenung dan merefleksikan diri. Ini adalah hal indah yang aku dapatkan. Berdoa Rosario sepanjang perjalanan, mengucapkan secara berulang-ulang ‘Bapa kami” dan “salam Maria” dan merenungkan setiap peristiwa didalamnya memberiku anugerah yang tiada terkira. Aku belajar untuk “mendengarkan” suara Allah dan memahami apa yang Allah inginkan dalam hidupku.

Bagaimana denganmu ? apa yang kau temukan didalam perjalananmu ?

Advertisements

One Comment

Thanks for your comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s