Satu malam di sebuah Perpustakaan

naeun4

Ini adalah malam sabtu dan saat ini aku sedang berada di depan perpustakaan sebuah universitas. Ya, aku adalah bagian dari universitas ini dan aku menuntut ilmu disini. Di tempat ini, mahasiswa menghabiskan malamnya dengan melakukan surfing internet, mengerjakan tugas bahkan meskipun itu hanya berpacaran di depannya. Aku termasuk orang yang mana ?.

Aku mungkin dapat digolongkan sebagai seorang pengamat, karena aku akan menceritakan apa yang sedang aku tulis. Dikiri dan kananku adalah orang-orang yangberhadapan dengan laptop dan diseberangku ada beberapa anak mahasiswa yang unjuk suara merdunya dengan bernyanyi secara berkelompok. Dan diseberang lagi, ada anak-anak yang dengan lucunya memindahkan dapur kostnya kedepan perpustakaan ini.

Aku menyaksikan ada seorang bapak-bapak tua yang menjajakan barang dagangannya sambil berkata “ kue,..mbak,..kue,..mas,..” dan jawaban yang diterimanya adalah gelengan kepala dan wajah cuek tanpa jawaban. Ia lalu berlalu dan menjajakan kembali barang dagangannya. Pria ini tidak begitu lusuh, bajunya bersih dan tampak masih terlihat sisa-sisa perjuangannya masa muda. Aku lantas berpikir, apakah ini adalah nasibnya ? ketika ia sudah seharusnya beristirahat dari bekerja dan bersenang-senang dengan para cucu-cucunya ia malah harus berada disini malam ini dan menjajakan barang dagangannya untuk para mahasiswa seperti kami.

Akupun mulai merenungkan dan menerka apa yang terjadi pada orang seperti ini. apakah ini adalah representasi dari waktu yang terbuang percuma olehnya dimasa muda ? apakah ini adalah salahnya ?. aku lantas berpikir, jika aku menyia-nyiakan masa mudaku, apakah aku akan berakhir speerti ini pada masa tuaku ? ouhh,..sungguh sangat menyakitkan. Aku lantas bersemangat untuk bekerja keras pada masa mudaku. Aku sepertinya harus mengorbankan banyak masa mudaku agar pada masa tuaku dapat menikmatinya dengan semestinya. Apakah aku terlalu bersantai saat ini ?. aku rasa tidak. Setiap orang pada usiaku menyelesaikan tidurnya sampai 5-6 jam sedangkan aku hanya 3-4 jam saja. Waktu yang aku gunakan semuanya aku sebut investasi. Apakah aku masih belum cukup ?. tapi aku tahu, aku kadang tidak menikmati apa yang aku kerjakan. Aku terlalu buang-buang waktu pada sesuatu yang tidak aku sukai. Aku tidak bebas seperti orang lain. Tapi, bayangkan orang tua itu tadi kembali menghantuiku. Aku tidak ingin hal seperti itu terjadi padaku. Aku tidak ingin, sungguh.

Apakah apa yang terjadi pada orang tua ini adalah kesalahannya ?. aku rasa tidak juga, tapi mungkin juga benar adalah salahnya. Aku merasa bahwa benar hidup adalah pilihan. Apa yang kau pilih ? apakah kau memilih untuk hidup menjadi orang seperit itu ? atau seperti ini ?.

Suatu malam di depan perpustakaan membuat aku berpikir banyak hal dan ini sungguh menarik.

Advertisements

Thanks for your comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s